Pentingnya penggunaan material ramah sendi dalam pembangunan lintasan lari berkaitan erat dengan pencegahan cedera jangka panjang bagi para atlet. Permukaan lintasan yang terlalu keras, seperti beton atau aspal, memberikan dampak pantulan (impact) yang besar pada tulang kering, lutut, dan pergelangan kaki setiap kali kaki mendarat. Dengan beralih ke material sintetis berbasis karet EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer) yang memiliki tingkat elastisitas tinggi, tekanan pada persendian dapat diredam secara maksimal. Hal ini memungkinkan para mahasiswa untuk lari lebih nyaman dalam durasi yang lebih lama tanpa khawatir akan risiko shin splints atau radang sendi.
BAPOMI Bengkalis memahami bahwa kualitas lintasan sangat memengaruhi performa catatan waktu para pelari. Oleh karena itu, lintasan baru ini didesain dengan tingkat kepadatan yang presisi—tidak terlalu lunak sehingga tidak menghambat kecepatan, namun tetap cukup empuk untuk memberikan kenyamanan. Teknologi porous juga diterapkan pada material ini, yang memungkinkan air hujan meresap dengan cepat ke sistem drainase bawah tanah. Dengan demikian, lintasan tidak akan licin atau tergenang air setelah hujan deras, sehingga aktivitas olahraga mahasiswa di Bengkalis tetap bisa berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan cuaca.
Keberadaan jogging track yang modern ini diharapkan mampu meningkatkan standar latihan bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atletik di wilayah tersebut. Lintasan yang standar akan membantu pelatih dalam memantau perkembangan fisik atlet secara lebih objektif. Selain itu, estetika lintasan yang berwarna cerah dengan garis pembatas yang rapi memberikan motivasi psikologis tersendiri bagi pengguna. Lingkungan olahraga yang tertata rapi akan mendorong mahasiswa untuk lebih disiplin dalam menjalankan program kebugaran harian mereka, menciptakan budaya hidup sehat yang lebih kuat di ekosistem pendidikan Bengkalis.
Pihak pengelola di Bengkalis juga memastikan bahwa Material Ramah Sendi yang digunakan tahan terhadap paparan sinar matahari ekstrem dan cuaca pesisir yang lembap. Ketahanan material terhadap sinar ultraviolet (UV) memastikan warna lintasan tidak cepat pudar dan tekstur karetnya tidak mudah mengeras atau retak dalam jangka waktu lama. Investasi pada infrastruktur berkualitas tinggi ini merupakan langkah strategis untuk menekan biaya pemeliharaan di masa depan. Dibandingkan dengan lintasan konvensional yang sering retak, material sintetis modern ini jauh lebih awet dan mudah dibersihkan dari debu maupun kotoran organik lainnya.