Wilayah pesisir Sumatera memiliki karakteristik geografis yang sangat mendukung pengembangan olahraga air dan pantai. Salah satu cabang yang kini menjadi sorotan utama adalah Voli Pantai Bengkalis, sebuah olahraga yang menuntut ketangkasan, kekuatan fisik, dan adaptasi terhadap medan pasir yang tidak stabil. Bapomi melihat bahwa cabang ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara profesional di tingkat universitas, mengingat banyaknya talenta muda yang terbiasa dengan lingkungan pesisir. Olahraga ini bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan disiplin atletik yang memerlukan sinkronisasi sempurna antara dua pemain dalam satu tim.
Kabupaten Bengkalis dengan garis pantainya yang panjang dan tekstur pasir yang ideal menjadi laboratorium alami bagi para atlet mahasiswa. Berbeda dengan voli dalam ruangan, bermain di pantai memberikan tantangan berupa angin yang kencang dan terik matahari yang menyengat. Mahasiswa diajarkan untuk memiliki daya tahan kardiovaskular yang lebih tinggi karena bergerak di atas pasir memerlukan energi dua kali lipat lebih besar. Bapomi secara rutin menyelenggarakan pemusatan latihan di sepanjang pesisir untuk membiasakan para atlet dengan perubahan arah angin yang sering kali mempengaruhi akurasi umpan dan smes di lapangan.
Partisipasi aktif dari kalangan mahasiswa dalam cabang olahraga ini terus meningkat seiring dengan seringnya diselenggarakan turnamen antar-kampus. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pemain, tetapi juga sebagai motor penggerak organisasi yang mengelola jalannya kompetisi. Melalui olahraga ini, nilai-nilai kerja sama tim dan komunikasi yang efektif sangat ditekankan. Dalam voli pantai, setiap pemain memiliki tanggung jawab yang besar karena hanya ada dua orang di lapangan, sehingga kemampuan untuk menutupi kelemahan rekan tim menjadi kunci kemenangan yang mutlak dalam setiap set pertandingan.
Provinsi Riau secara umum mulai memperhitungkan atlet dari wilayah pesisir untuk mewakili daerah di ajang nasional. Bapomi Bengkalis bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun fasilitas lapangan voli pantai yang standar nasional guna menunjang latihan atlet secara intensif. Dukungan infrastruktur ini sangat penting agar mahasiswa tidak hanya mengandalkan bakat alam, tetapi juga memiliki pemahaman taktis yang didukung oleh fasilitas yang memadai. Dengan pembinaan yang terstruktur, target untuk membawa pulang medali emas dari ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional bukan lagi sekadar impian, melainkan target yang realistis.