Dunia olahraga profesional sering kali memiliki masa keemasan yang relatif singkat. Ketika seorang olahragawan memasuki usia pensiun atau harus berhenti karena cedera, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana melanjutkan hidup dan mencari sumber penghidupan yang layak. Di Kabupaten Bengkalis, banyak pahlawan olahraga yang setelah masa baktinya usai, justru kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kurangnya kualifikasi administratif di sektor formal. Menyadari realitas pahit ini, Bapomi Bengkalis meluncurkan inisiatif luar biasa bertajuk “Karir Baru” untuk menjamin kesejahteraan para pejuang lapangan tersebut.
Program ini merupakan langkah konkret dalam memberikan perlindungan pasca-prestasi bagi para mantan atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Bapomi tidak ingin mereka terlupakan begitu saja setelah medali tidak lagi dikalungkan di leher mereka. Melalui program ini, Bapomi menyediakan wadah bagi mereka untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Fokusnya bukan lagi pada kemampuan bertanding, melainkan pada keahlian manajerial, kepelatihan, perwasitan, hingga manajemen sarana olahraga yang profesional.
Bapomi Bengkalis memahami bahwa pengalaman bertahun-tahun di lapangan adalah modal berharga yang tidak dimiliki oleh orang biasa. Namun, pengalaman saja sering kali tidak cukup untuk menembus pasar kerja formal. Dengan adanya sertifikasi resmi, para mantan atlet ini kini memiliki “senjata” baru untuk melamar posisi strategis di klub-klub olahraga, instansi pemerintah, maupun sektor swasta sebagai instruktur ahli. Bapomi bertindak sebagai fasilitator yang membiayai seluruh proses pelatihan dan ujian kompetensi, sehingga kendala biaya tidak lagi menghalangi mereka untuk naik kelas secara profesional.
Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Ketika para mantan olahragawan ini bertransformasi menjadi pelatih atau manajer yang tersertifikasi, kualitas pembinaan atlet muda di Bengkalis secara otomatis akan meningkat. Mereka mampu mentransfer ilmu dengan metodologi yang lebih modern dan terukur. Bapomi fasilitasi pertemuan antara pemegang sertifikat baru ini dengan berbagai lembaga yang membutuhkan tenaga ahli, sehingga penyerapan tenaga kerja berjalan secara efektif dan tepat sasaran.